About Contact Disclaimer Privacy Policy
.web.id Just My Simple Artwork

Mangga Sisa Mulut Kampret !?

Share Share Share

sempat “viral” beberapa waktu lalu, lagu dari nasida ria yang setau saya merupakan grup musik qosidah hits pada zamannya. Bukan karena lagu baru dari grup musik ini, yang menjadi viral justru salah satu dari lagu lawasnya, yang mana pada lirik lagu tersebut ada kata “kampret” nya. tidak hanya itu, seolah menambah kelucuan, kata kampret tadi di sandingkan bersama dengan kata “Durhaka” menjadi “Kampret yang durhaka”, hmmm apa maksudnya ya?? wkwkwkwk.

memang kayaknya saya agak ketinggalan, karena lagu ini sudah viral sejak beberapa bulan lalu dan saya baru aja tau videonya.

kita kembali ke kampret..

seperti video klip nasida ria lainnya yang dulu pernah saya tonton saat ibu saya memutar kasetnya di vcd player. sekelompok ibu2 dengan “jilbab dan makeup khasnya” bermain alat musik sambil bernyanyi..

 

treeengg treleleleet leeeett..

“tidak akan kuserahkan
pada KAMPRET YANG DURHAKA..

mangga sisa… mulut KAMPRET
tak berharga dan terhina..”

 

setelah menontonnya, saya langsung bernostalgia disertai ngakak beberapa saat

awalnya, saya mengira kata kampret dalam lagu tersebut merupakan hasil editan untuk lucu2an. setelah saya selesai ketawa2 dan kesadaran saya kembali. saya cari2 info di google tentang lagu ini. dan ternyata benar, liriknya memang dari sananya udah seperti itu. kok bisa ya ada kata kampretnya??

kampret sebenarnya adalah sebutan untuk hewan sejenis kelelawar. namun entah sejak kapan, kata kampret digunakan orang-orang untuk mengumpat, “KAMPRET LO !!!!” wkwkwkwkk

mungkin karena sebagian orang (termasuk saya) taunya kampret itu salah satu kata untuk “mengumpat”, jadinya lucu deh, masa qosidahan ngata2in kampret dilagunya..?? padahal maksud kampret dilagu tersebut adalah kampret kelelawar pemakan buah. jadi gak salah liriknya dong ya pakai kata kampret.

kemudian untuk kata Durhaka wwkwk, kalau kita terjemahkan berdasarkan KBBI, kata durhaka bisa berarti membangkang. dari sini sudah cukup sulit untuk dijelaskan, bagaimana bisa seekor kampret menjadi durhaka?. jika kita perhatikan lirik lagu secara keseluruhan, maka dapat kita ketahui bahwa kalimat ini merupakan sebuah perumpamaan yang memiliki makna. hmm, sungguh sebuah perumpamaan yang unik.

berikut ini adalah makna tersirat yang dapat kita ambil dari lagu ini:

perempuan harus bisa menjaga diri untuk suaminya. jangan sampai menjadi seperti “mangga sisa yang dimakan kampret, tak berharga dan terhina” dan untuk para lelaki, janganlah suka main perempuan, seperti kampret durhaka yang “setelah makan sedikit, mangga ditinggal ternoda”.

 

lagu ini benar2 bermakna, dan bisa menjadi tamparan untuk generasi saat ini yang suka bergampang2an dalam hubungan lawan jenis.

kalau menurut saya “Mangga Sisa Mulut Kampret” dan “Kampret Durhaka” merupakan perumpamaan yang sangat tepat untuk pelaku sex bebas/hubungan diluar nikah. itu saja.



Share Share Share


Muhammad Niko

Mahasiswa program studi S1 Sistem Informasi, Alumni SMK Negeri jurusan Teknik Komputer & Jaringan, Memiliki minat yang tinggi terhadap IT khususnya pada bidang Web Desain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Comments