Penerapan Non-Overlapping Channel Pada Wifi 2.4Ghz
Penerapan Non-Overlapping Channel Pada Wifi 2.4Ghz – Dalam jaringan Wifi pada frekuensi 2.4Ghz kita disarankan untuk menggunakan channel 1, 6, dan 11 karena ketiga channel tersebut tidak saling “tumpang-tindih” atau overlapping. Dengan menggunakan channel 1, 6, dan 11 akan meminimalisir terjadinya interference antar sinyal sehingga jaringan wifi yang dibangun akan lebih baik dan tertata rapi.
Begitulah apa yang kita pelajari pada teori jaringan nirkabel. Namun bagaimana praktek di lapangan? apakah memang ada pengaruhnya? simak pengalaman saya dalam penerapan Non-Overlapping channel pada Wifi 2.4Ghz di tempat saya bekerja.
Wifi Lemot Karena Interference
Beberapa waktu lalu saya sempat mengalami trouble pada jaringan wifi. Keluhannya adalah wifi lemot dan koneksi sering putus-putus saat digunakan, padahal koneksi yang menggunakan kabel tidak bermasalah. Dari hasil pengujian menggunakan ping terlihat koneksi intermitten.
Sudah coba restart perangkat access pointnya, namun hanya normal beberapa saat saja kemudian wifi kembali bermasalah.
anehnya ketika salah satu access point dimatikan wifi akan normal. Dugaan saya-pun mengerucut pada kemungkinan interference antar sinyal wifi di area ini.
untuk memastikannya, saya cek menggunakan aplikasi Wifi Analyzer di hp saya dan berikut hasilnya.
hmm ternyata benar, sinyal wifi satu dan lainnya terlihat tumpang tindih dan tidak beraturan. Wifi OFFICE 1 pada Channel 4, OFFICE 2 pada Channel 7 dan OFFICE 3 pada Channel 8. Ketiga wifi ini menggunakan channel yang overlapping sehingga terjadi interference dan membuat wifi lemot/putus-nyambung saat digunakan.
Saya pun baru teringat kalau beberapa hari sebelum masalah ini muncul sempat melakukan reset pengaturan di beberapa access point dan belum mengatur channel yang sesuai pada pengaturan wireless-nya.
Setelah direset, default pengaturan channel-nya adalah “automatic”. Apabila menggunakan settingan channel “automatic” maka access point akan menggunakan channel yang kosong meskipun channel tersebut saling tumpang tindih.
Pengujian Wifi Setelah Menggunakan Non-Overlapping Channel
Saya pun mulai memindahkan wifi OFFICE 1 ke channel 1, OFFICE 2 ke channel 6, dan OFFICE 3 ke Channel 11. Setelah channel pada masing-masing access point diatur, hasilnya menjadi seperti berikut.
dapat kita lihat sekarang sinyal wifi satu dan lainnya sudah tidak lagi tumpang tindih. Dari hasil ping juga terlihat koneksi sudah stabil dan tidak lagi intermittent.
Kesimpulan
Dari pengalaman saya dengan kasus di atas, penggunaan channel non-overlapping memang berpengaruh pada kualitas koneksi sinyal wifi. Jadi memang benar bahwa penggunaan channel 1,6, dan 11 itu sangat disarankan. Apalagi untuk jaringan wifi yang kalian rancang dan manage sendiri, misalnya untuk jaringan wifi di area kantor perusahaan.
Namun berbeda pada area yang memang sudah terlalu banyak sinyal wifi dengan channel yang tidak beraturan di luar manajemen kita, misal di area perumahan. Jika begitu maka saran saya adalah gunakan channel yang paling sedikit digunakan di area tersebut.
Sekian.






No Comments